Gubernur Jateng di Halalbihalal Pasbata: Gotong Royong adalah Kekuatan Kita

Gubernur Jateng di Halalbihalal Pasbata: Gotong Royong adalah Kekuatan Kita
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, saat menghadiri acara halalbihalal Relawan Pasbata wilayah Jawa Tengah, di Ramada Suites Hotel Solo, Rabu (29/4/2026). (Daerah/Ahmad Kurnia Sidik)

Celebeszone.com, SOLO – Ratusan relawan yang tergabung dalam Pasukan Bawah Tanah atau Pasbata wilayah Jawa Tengah menggelar acara Halalbihalal bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Ramada Suites Hotel, Solo, Rabu (29/4/2026) malam.

Pertemuan ini difokuskan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga kondusivitas di tengah masyarakat dalam masa pembangunan. Gubernur Luthfi hadir di lokasi acara dengan mengenakan kemeja dan rompi hitam.

Ia langsung disambut oleh peserta acara yang sudah menanti. Dalam sambutannya, Gubernur Luthfi menekankan tradisi halalbihalal merupakan budaya luhur yang harus terus dijaga atau diuri-uri karena di dalamnya terkandung nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam.

“Pertemuan semacam ini bukan sekadar seremonial, melainkan wadah untuk saling asah, asih, dan asuh,” kata Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Ia pun mengingatkan melalui pertemuan semacam ini pula yang memungkinkan masyarakat untuk memupuk gotong royong di antara sesamanya.

“Kita pernah mengalami krisis kesehatan yang berdampak ke semua sektor. Saat itu, tidak ada satu pun institusi yang bisa menyelesaikan sendiri. Namun, berkat gotong royong, kita mampu saling menjaga. Itulah bentuk nyata dari perasan nilai Pancasila yang kita lakukan hari ini,” jelasnya.

Gubernur Luthfi melanjutkan di Jawa Tengah dengan setidaknya ada 38 juta penduduk yang tersebar di 29 kabupaten dan enam kota, persatuan dan gotong royong sangat dibutuhkan. Karena kedua hal tersebut memungkinkan untuk terciptanya integrasi yang kompleks serta meminimalkan keretakan sosial, sehingga pembangunan bisa berjalan lancar.

Etika Berkomunikasi Era Digital

Di tengah suasana kekeluargaan tersebut, Gubernur Luthfi juga menitipkan pesan penting mengenai etika berkomunikasi di era digital. Ia meminta para relawan untuk menerapkan prinsip sawang sinawang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial.

“Informasi saat ini mampu melintasi tempat dengan sangat luas dan cepat. Saya berpesan, tolong dipilah dan dipilih. Jangan ditelan bulat-bulat, lakukan pengecekan kebenaran informasi tersebut agar tidak muncul masalah baru di media sosial,” tegasnya.

Gubernur Luthfi juga mengingatkan agar komunikasi yang dibangun antarwarga adalah komunikasi yang setara. Hal ini penting untuk menumbuhkan rasa saling percaya (trust) sehingga pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bisa berjalan lancar tanpa terkotak-kotak oleh kepentingan kelompok tertentu.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen DPP Pasbata, Sri Kuntoro Budianto, menyatakan kehadiran relawan di Solo adalah untuk menyatukan tekad dalam menjunjung tinggi kejujuran. Ia menegaskan kejujuran adalah prinsip utama yang harus dipegang teguh setiap anggota Pasbata.

“Kita menyatukan tekad untuk membela pemimpin kita dengan cara-cara yang benar. Kebenaran dan kejujuran itu utama, tidak boleh dibiarkan ada hoaks. Jika menjumpai informasi yang tidak benar, tidak perlu kita balas dengan komentar negatif, cukup adukan ke pihak berwenang agar diproses,” kata Kuntoro. 

Leave a Reply