Celebeszone.com, MADIUN — Ribuan warga memadati sepanjang rute Madiun Spectra Carnival, Kamis (25/6/2026) malam. Karnaval yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun itu berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam pertunjukan seni, budaya, teatrikal sejarah, hingga parade mobil hias.
Di panggung utama pertunjukan yang berlokasi di depan Balai Kota Madiun, ribuan orang rela berdesakan demi mendapat posisi terbaik untuk menyaksikan penampilan. Selain itu, sepanjang Balai Kota Madiun, Jalan Pahlawan, Jalan Cokroaminoto, Jalan Musi, hingga Jalan H. Agus Salim juga penuh sesak agar dapat menyaksikan penampilan para peserta yang terdiri dari organisasi perangkat daerah (OPD), sekolah, perguruan tinggi, BUMN, BUMD, pelaku usaha, hingga organisasi kemasyarakatan.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah teatrikal kisah Raden Ayu Retno Dumilah, panglima perang wanita asal Madiun. Pertunjukan tersebut menampilkan kostum kerajaan yang megah, iringan pasukan perang, serta adegan pertempuran yang dikemas dramatis sehingga menghidupkan kembali sejarah Madiun di hadapan masyarakat.
Tak kalah menarik, teatrikal Anoman Obong juga menjadi magnet bagi penonton. Kisah kepahlawanan dalam epos Ramayana itu dipadukan dengan seni tari, musik tradisional, kostum tokoh pewayangan, serta efek visual bernuansa api yang memukau.
Selain pertunjukan seni budaya, peserta juga menampilkan mobil-mobil hias bertema pembangunan, sejarah, budaya, lingkungan, hingga inovasi Kota Madiun. Beragam kreasi tersebut semakin mempercantik jalannya karnaval dan menghibur masyarakat yang memadati lokasi acara.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, mengatakan gelaran Madiun Spectra Carnival tahun ini sukses menggaet antusias masyarakat. Selain berlangsung sesuai jadwal, dukungan cuaca yang cerah serta kehadiran unsur forum koordinasi pimpinan Daerah (Forkopimda) juga menambah semarak acara tersebut.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar, masyarakat yang datang sangat ramai dan antusias. Forkopimda juga hadir lengkap. Yang terpenting, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tepat waktu sesuai jadwal,” ujarnya.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, Bagus menuturkan Madiun Spectra Carnival juga wadah untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya yang dimiliki Kota Madiun. Oleh karena itu, konsep acara akan terus dikembangkan agar semakin menarik dan memiliki alur cerita yang lebih kuat.
Selain itu, Ia berharap Madiun Spectra Carnival dapat terus menjadi agenda unggulan yang mampu menarik wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Madiun.
“Seperti Cerita Retno Dumilah. Ini tadi dibagi sampe tiga scene, karena kita adanya keterbatasan waktu pada saat tampil di tempat penilaian. Ke depan kita cari konsep yang berbeda, tidak begitu-begitu terus,” pungkasnya. (NA)

Leave a Reply