Demo Sumpah Pemuda 28 Oktober di Jogja, Ini 12 Titik Pengalihan Arus Lalu Lintas

Demo Sumpah Pemuda 28 Oktober di Jogja, Ini 12 Titik Pengalihan Arus Lalu Lintas
Massa aksi mahasiswa yang masih bertahan di Gedung DPRD DIY, Selasa (20/10/2026) petang. (Harian Jogja/Ariq fajar Hidayat)

Celebeszone.com, JOGJA — Pengendara yang melintasi pusat Kota Jogja, Rabu (28/10/2026), perlu mewaspadai potensi pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Malioboro. Satlantas Polresta Yogyakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional menyusul aksi penyampaian aspirasi pemuda dan mahasiswa bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Pengalihan arus dilakukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas. Namun, rekayasa tersebut tidak otomatis diterapkan selama aksi berlangsung. Pengalihan hanya dilakukan apabila terjadi kepadatan kendaraan di jalur-jalur utama Kota Jogja.

Berdasarkan informasi dari akun resmi Polda DIY (@poldajogja), sejumlah titik yang menjadi perhatian pengendara meliputi kawasan DPRD DIY dan Kantor Kepatihan, Titik Nol Kilometer, Simpang Empat Gondomanan, hingga kawasan Kraton.

Berikut titik-titik pengalihan arus lalu lintas yang perlu diperhatikan.

1. Kawasan DPRD DIY dan Kantor Kepatihan

Di sekitar DPRD DIY dan Kantor Kepatihan, pengalihan arus mencakup sejumlah akses menuju Malioboro dan kawasan sekitarnya. Berikut titik yang perlu diwaspadai:

  • Arus kendaraan yang masuk ke Jalan Malioboro dialihkan.
  • Simpang Legend yang mengarah ke Jalan Abu Bakar Ali menjadi titik pengalihan arus.
  • Simpang Empat Melia yang mengarah ke barat menuju Jalan Suryatmajan atau Kantor Kepatihan dialihkan, khusus untuk akses menuju
  • kawasan Kantor Kepatihan.

2. Kawasan Titik Nol Kilometer

Pengendara yang melintasi kawasan Titik Nol Kilometer juga perlu memperhatikan rekayasa arus di beberapa persimpangan. Pengaturan mencakup akses dari arah barat, utara, dan kawasan sekitar Malioboro.

Titik pengalihan arus di kawasan ini meliputi:

  • Simpang Tiga PKU yang mengarah ke timur.
  • Simpang Ngejaman yang mengarah ke selatan menuju Simpang Titik Nol Kilometer.
  • Simpang Madukismo atau kawasan sekitarnya yang mengarah ke timur untuk masuk ke Jalan Malioboro.
  • Simpang Empat Ngabean yang mengarah ke timur menuju Jalan KH Ahmad Dahlan, dengan pengurangan arus kendaraan.

3. Kawasan Simpang Empat Gondomanan

Sejumlah persimpangan di kawasan Gondomanan juga masuk dalam skema rekayasa lalu lintas. Pengendara perlu memperhatikan perubahan arah perjalanan di sekitar Jalan Senopati, Jalan Sultan Agung, dan Jalan Brigjen Katamso.

Berikut rincian pengalihan arusnya:

  • Simpang Titik Nol yang mengarah ke timur menuju Jalan Senopati dialihkan ke barat menuju Jalan KH Ahmad Dahlan.
  • Simpang Tiga Sriwedari yang mengarah ke selatan menuju Jalan Senopati dialihkan ke timur menuju Jalan Limaran.
  • Simpang Tiga Permata yang mengarah ke barat menuju Jalan Sultan Agung dialihkan ke utara menuju Jalan Gajah Mada.
  • Simpang Empat Jokteng Timur yang mengarah ke utara menuju Jalan Brigjen Katamso dialihkan ke Jalan Mayjen Sutoyo dan Jalan Kolonel Sugiyono.
  • Simpang Tiga Ibu Ruswo yang mengarah ke utara menuju Jalan Brigjen Katamso dialihkan ke barat menuju Jalan Ibu Ruswo atau Alun-Alun Utara.

4. Kawasan Kraton

Rekayasa lalu lintas juga mencakup kawasan Kraton, terutama akses menuju Alun-Alun Utara. Pengendara perlu memperhatikan pengalihan di dua persimpangan berikut:

  • Simpang Tiga Pangurakan yang mengarah ke selatan menuju Alun-Alun Utara dialihkan ke Jalan Senopati dan Jalan KH Ahmad Dahlan.
  • Simpang Empat Kauman yang mengarah ke timur menuju Alun-Alun Utara dialihkan ke Jalan H. Agus Salim.

Pengalihan Arus Bersifat Situasional

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan kepolisian bersama jajaran TNI dan pemerintah daerah siap mengawal kegiatan penyampaian aspirasi pemuda dan mahasiswa yang berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

“Hari ini Rabu, 28 Oktober 2026 bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, Polda DIY bersama jajaran TNI dan pemerintah daerah siap mengawal dan melayani kegiatan penyampaian aspirasi dari rekan-rekan pemuda dan mahasiswa yang ada di wilayah DIY,” kata Ihsan dalam rilis video yang dibagikan pada Rabu (28/10/2026).

Menurut Ihsan, kepolisian menghormati hak pemuda dan mahasiswa untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Pengamanan kegiatan akan mengedepankan pendekatan humanis agar penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib.

“Komitmen kami jelas, Polda DIY menghormati hak untuk mengutarakan aspirasi dari rekan-rekan pemuda dan mahasiswa dengan aman dan tertib, tentunya dengan mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Polda DIY berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dalam menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas. Namun, pengalihan arus tidak akan diterapkan secara otomatis selama aksi berlangsung.

“Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, kami bersama Dinas Perhubungan telah menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas yang sifatnya situasional,” kata Ihsan.

Ia menjelaskan pengalihan arus hanya dilakukan apabila terjadi kepadatan lalu lintas di lokasi aksi. Sebaliknya, jika kendaraan masih dapat melintas secara normal, polisi tidak akan menutup akses jalan.

“Artinya, bahwa pengalihan arus lalu lintas ini kita akan lakukan hanya apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas di lokasi aksi,” ujarnya.

“Jika arus lalu lintas normal, tentunya maka kami tidak akan melakukan penutupan. Kemudian jalan tetap akan dibuka seperti biasa agar aktivitas warga, kemudian aktivitas ekonomi, dan pariwisata tidak terganggu,” katanya.

Peserta Aksi Diimbau Menjaga Fasilitas Publik

Selain menyiapkan pengamanan dan rekayasa lalu lintas, Polda DIY mengimbau peserta aksi turut menjaga fasilitas publik dan cagar budaya. Peserta juga diminta tidak melakukan tindakan anarkis, termasuk vandalisme.

“Kami mengimbau kepada seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga cagar budaya, kemudian fasilitas publik, dan berkomitmen untuk tidak melakukan tindakan anarkis termasuk vandalisme untuk menjaga marwah Yogyakarta yang kita cintai,” tutur Ihsan.

Ihsan juga meminta masyarakat dan wisatawan tetap beraktivitas seperti biasa. Polda DIY bersama TNI dan unsur terkait menyatakan siap menjaga keamanan selama kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung.

“Kepada masyarakat luas serta wisatawan, silakan tetap beraktivitas secara normal seperti biasa, tidak perlu khawatir. Kami dari Polda DIY bersama jajaran TNI dan seluruh unsur terkait siap untuk mengawal keamanan Yogyakarta hari ini dengan humanis,” pungkasnya.

Leave a Reply