Celebeszone.com, PURWOKERTO – Pascasarjana UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar Workshop Penyusunan Borang Akreditasi Program Studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Selasa (3/11/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan program studi menghadapi penilaian akreditasi berikutnya sekaligus mempertahankan predikat Terakreditasi Unggul yang telah diperoleh sebelumnya.
Program Studi Magister PGMI UIN Saizu saat ini telah menyandang predikat Terakreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Status akreditasi tersebut berlaku sejak 26 Juli 2022 hingga 25 Juli 2027. Menjelang berakhirnya masa berlaku tersebut, persiapan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan mutu dan kualitas penyelenggaraan program studi.
Kegiatan dibuka oleh Direktur Pascasarjana UIN Saizu, Prof. Moh. Roqib. Workshop menghadirkan dua narasumber dari Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap, yakni Wida Nurul ‘Azizah, S.Pd.Si., M.Pd. dan Ahmad Mukhlasin, M.Pd. Keduanya memberikan penguatan materi mengenai pemahaman instrumen akreditasi terbaru, strategi penyusunan dokumen evaluasi diri, serta pemetaan indikator kinerja dan bukti pendukung yang menjadi komponen penilaian akreditasi.
Jalannya kegiatan dimoderatori oleh Kaprodi Magister PGMI UIN Saizu, Dr. Siswadi. Pembahasan dalam workshop difokuskan pada sembilan kriteria penilaian akreditasi, meliputi visi keilmuan, tata pamong dan tata kelola, mahasiswa, sumber daya manusia, keuangan dan sarana prasarana, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penjaminan mutu. Kesembilan kriteria tersebut menjadi dasar penilaian terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi secara menyeluruh.
Selain membahas instrumen akreditasi, workshop juga menyoroti sejumlah indikator strategis yang perlu diperhatikan dalam menghadapi penilaian berikutnya.
Aspek tersebut mencakup kualifikasi dosen tetap program studi, asesmen ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), produktivitas publikasi ilmiah dosen, karya inovatif mahasiswa, serta implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP).
Dalam penyusunan borang akreditasi, peserta juga diarahkan untuk tidak hanya berorientasi pada kelengkapan dokumen administratif. Dokumen akreditasi harus mampu menggambarkan kondisi objektif program studi melalui penyajian data yang valid, analisis kinerja yang komprehensif, serta bukti pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Dokumentasi tindak lanjut dan upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister PGMI diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi tim akreditasi, mengidentifikasi kesenjangan dalam pemenuhan indikator, serta menyusun langkah tindak lanjut yang terukur dan sistematis. Evaluasi terhadap capaian kinerja selama masa akreditasi sebelumnya juga menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi aspek yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto dalam menjaga budaya mutu, memperkuat tata kelola akademik, serta meningkatkan daya saing program studi. Persiapan akreditasi tidak hanya diarahkan untuk mempertahankan predikat unggul, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola program studi secara berkelanjutan.
Dengan dukungan kolaborasi seluruh unsur program studi, pendampingan narasumber, serta penguatan sistem penjaminan mutu internal, Pascasarjana UIN Saizu optimistis Program Studi Magister PGMI dapat menjalani proses penilaian akreditasi berikutnya dengan baik dan mempertahankan predikat Terakreditasi Unggul.(NA)

Leave a Reply